Sabtu, 23 Februari 2013

Pada dasarnya jurai Ulun Lampung adalah berasal dari Sekala Brak, namun dalam perkembangannya, secara umum masyarakat adat Lampung terbagi dua yaitu masyarakat adat Lampung Saibatin dan masyarakat adat Lampung Pepadun. Masyarakat Adat Saibatin kental dengan nilai aristokrasinya, sedangkan Masyarakat adat Pepadun yang baru berkembang belakangan kemudian setelah seba yang dilakukan oleh orang abung ke banten lebih berkembang dengan nilai nilai demokrasinya yang berbeda dengan nilai nilai Aristokrasi yang masih dipegang teguh oleh Masyarakat Adat Saibatin.
Masyarakat lampung adat Saibatin
Masyarakat lampung Adat Saibatin mendiami wilayah adat:
    Labuhan Maringgai, Pugung, Jabung, Way Jepara, Kalianda, Raja Basa, Teluk Betung, Padang Cermin, Cukuh Balak, Way Lima, Talang Padang, Kota Agung, Semaka, Suoh, Sekincau, Batu Brak, Belalau, Liwa, Pesisir Krui, Ranau, Martapura, Muara Dua, Kayu Agung, empat kota ini ada di Propinsi Sumatera Selatan, Cikoneng di Pantai Banten dan bahkan Merpas di Selatan Bengkulu.
Masyarakat Adat Saibatin seringkali juga dinamakan Lampung Pesisir karena sebagian besar berdomisili di sepanjang pantai timur, selatan dan barat lampung, masing masing terdiri dari:
  • Paksi Pak Sekala Brak (Lampung Barat)
  • Keratuan Melinting (Lampung Timur)
  • Keratuan Darah Putih (Lampung Selatan)
  • Keratuan Semaka (Tanggamus)
  • Keratuan Komering (Provinsi Sumatera Selatan)
  • Cikoneng Pak Pekon (Provinsi Banten)
  • Masyarakat Lampung adat pepadun
    Pepadun Masyarakat beradat Pepadun atau Pedalaman terdiri dari:
      Abung Siwo Mego (Unyai, Unyi, Subing, Uban, Anak Tuha, Kunang, Beliyuk, Selagai, Nyerupa).
    Masyarakat Abung mendiami tujuh wilayah adat:
      Kotabumi, Seputih Timur, Sukadana, Labuhan Maringgai, Jabung, Gunung Sugih, dan Terbanggi. Mego Pak Tulangbawang (Puyang Umpu, Puyang Bulan, Puyang Aji, Puyang Tegamoan).
    Masyarakat Tulang bawang mendiami empat wilayah adat:
      Menggala, Mesuji, Panaragan, dan Wiralaga. Pubian Telu Suku (Minak Patih Tuha atau Suku Manyarakat, Minak Demang Lanca atau Suku Tambapupus, Minak Handak Hulu atau Suku Bukujadi).
    Masyarakat Pubian mendiami delapan wilayah adat:
      Tanjungkarang, Balau, Bukujadi, Tegineneng, Seputih Barat, Padang Ratu, Gedungtataan, dan Pugung. Sungkay-Way Kanan Buay Lima (Pemuka, Bahuga, Semenguk, Baradatu, Barasakti, yaitu lima keturunan Raja Tijang Jungur).
    Masyarakat Sungkay-Way Kanan mendiami sembilan wilayah adat:
      Negeri Besar, Ketapang, Pakuan Ratu, Sungkay, Bunga Mayang, Blambangan Umpu, Baradatu, Bahuga, dan Kasui.

    Selasa, 12 Februari 2013

    HARUS DIKETAHUI DAN DIRENUNGKAN TENTANG 'Valentine Day''

    VALENTINE DAY (HARI BERKASIH SAYANG)

    Hari 'kasih sayang' yang dirayakan oleh orang-orang Barat pada tahun-tahun terakhir disebut 'Valentine Day' amat popular dan merebak di pelusuk Indonesia bahkan di Malaysia juga. Lebih-lebih lagi apabila menjelangnya bulan Februari di mana banyak kita temui simbol-simbol atau  iklan-iklan tidak Islami hanya wujud demi untuk mengekspos (mempromosi) Valentine. Berbagai tempat hiburan bermula dari diskotik(disko/kelab malam), hotel-hotel, organisasi-organisasi mahupun kelompok-kelompok kecil; ramai yang berlumba-lumba menawarkan acara untuk merayakan Valentine. Dengan  dukungan(pengaruh) media massa seperti surat kabar, radio mahupun televis; sebagian besar orang Islam juga turut dicekoki(dihidangkan) dengan iklan-iklan Valentine Day.

    “Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang di muka bumi ini, nescaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti prasangka belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).” (Surah Al-An’am : 116)

    SEJARAH VALENTINE

    Sungguh merupakan hal yang ironis apabila telinga kita mendengar bahkan kita sendiri 'terjun' dalam perayaan Valentine tersebut tanpa mengetahui sejarah Valentine itu sendiri. Valentine sebenarnya adalah seorang martyr (dalam Islam disebut 'Syuhada') yang karena kesalahan dan bersifat 'dermawan' maka dia diberi gelaran Saint atau Santo.

    Pada tanggal 14 Februari 270 M, St. Valentine dibunuh karena pertentangannya dengan penguasa Romawi pada waktu itu Raja Claudius II (268 - 270 M). Untuk mengagungkan dia (St. Valentine), yang dianggap sebagai simbol ketabahan, keberanian dan kepasrahan dalam menghadapi cubaan hidup, maka para pengikutnya memperingati kematian St. Valentine sebagai 'upacara keagamaan'.

    Tetapi sejak abad 16 M, 'upacara keagamaan' tersebut mulai berangsur-angsur hilang dan berubah menjadi 'perayaan bukan keagamaan'. Hari Valentine kemudian dihubungkan dengan pesta jamuan kasih sayang bangsa Romawi kuno yang disebut “Supercalis” yang jatuh pada tanggal 15 Februari.

    Setelah orang-orang Romawi itu masuk agama Nasrani(Kristian), pesta 'supercalis'  kemudian dikaitkan dengan upacara kematian St. Valentine. Penerimaan upacara kematian St. Valentine sebagai 'hari kasih sayang' juga dikaitkan dengan kepercayaan orang Eropa bahwa waktu 'kasih sayang' itu mulai bersemi 'bagai burung jantan dan betina' pada tanggal 14 Februari.

    Dalam bahasa Perancis Normandia, pada abad pertengahan terdapat kata “Galentine” yang bererti 'galant atau cinta'. Persamaan bunyi antara galentine dan valentine menyebabkan orang berfikir bahwa sebaiknya para pemuda dalam mencari pasangan hidupnya pada tanggal 14 Februari. Dengan berkembangnya zaman, seorang 'martyr' bernama St. Valentino mungkin akan terus bergeser jauh pengertiannya (jauh dari erti yang sebenarnya). Manusia pada zaman sekarang tidak lagi mengetahui dengan jelas asal usul hari Valentine. Di mana pada zaman sekarang ini orang mengenal Valentine melalui greeting card, pesta persaudaraan, tukar kado dan sebagainya tanpa ingin mengetahui latar belakang sejarahnya lebih dari 1700 tahun yang lalu.

    Dari sini dapat diambil kesimpulan bahwa moment ini hanyalah tidak lebih bercorak kepercayaan atau animisme belaka yang berusaha merosak 'akidah' muslim dan muslimah sekaligus memperkenalkan gaya hidup barat  dengan kedok percintaan, perjodohan dan kasih sayang.

    By: Joe

    PANDANGAN ISLAM

    Sebagai seorang muslim tanyakanlah pada diri kita sendiri, apakah kita akan mencontoh begitu saja sesuatu yang jelas bukan bersumber dari Islam ?

    Mari kita renungkan firman Allah :“ Dan janglah kamu megikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggung jawabnya”. (Surah Al-Isra : 36)

    Dalam Islam kata “tahu” berarti mampu mengetahui dengan seluruh panca indera yang dikuasai oleh hati. Pengetahuan yang sampai pada taraf mengangkat isi dan hakikat sebenarnya. Bukan hanya sekedar dapat melihat atau mendengar. Bukan pula sekadar tahu sejarah, tujuannya, apa, siapa, kapan, bagaimana, dan di mana, akan tetapi lebih dari itu.

    Oleh karena itu Islam amat melarang kepercayaan yang membonceng(mengikut) kepada suatu kepercayaan lain atau dalam Islam disebut TAQLID. Hadits Rasulullah SAW :“ Barang siapa yang meniru atau mengikuti suatu kaum (agama) maka dia termasuk kaum (agama) itu”.
    Firman Allah SWT dalam Surah AL Imran(keluarga Imran) ayat 85 :“Barangsiapa yang mencari agama selain agama Islam, maka sekali-sekali tidaklah diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi”.
     

    Sabtu, 12 Januari 2013

    GEOGRAFI DAN PEMBANGUNAN (SEBUAH ULASAN DARI BUKU “ANALYTICAL URBAN GEOGRAPHY”)



    Terkait masalah perkotaan, terdapat sebuah konsep yang dipahami mengenai evolusi sebuah perkotaan. Untuk mencapai “kota masa depan” perlu adanya sinergisitas dari sebuah sistem perkotaan. Sistem perkotaan yang dimaksud mencakup sistem kotanya dan struktur internal kota tersebut. Untuk mencapai dua hal yang saling sinergis antara sistem dan struktur yang
     terdapat di dalam sebuah kota ditunjang oleh dua hal yaitu; Intervensi Pemerintahannya dan adanya faktor luar yang mendukung. Intervensi Pemerintahan biasanya diakomodir melalui lembaga pemerintahan yang menangani masalah perkotaan, yang mencakup berbagai usaha untuk menangani interaksi antara aktivitas dari penduduk lokal dengan rencana kerja terkait perkotaan. Berhubungan dengan masalah geografi, hal ini bisa dianalogikan dengan, misalkan; pemerintah melalui departemen yang menangani masalah perkotaan menggunakan pembagian zona wilayah dan standar polusi lingkungan sebagai pertimbangan dalam pendistribusian dan pengkategorian  dari berbagai aktivitas di kawasan kota tersebut. Terkait faktor luarnya, berbagai fenomena seperti bencana alam, kebijakan sosial ekonomi dan masalah negara lain merupakan sebuah kontrol terhadap sistem perkotaan.
    Konsep perencanaan perkotaan terkesan tumpang tindih karena melibatkan wawasan teoritis yang dihubungkan dengan berbagai masalah perkotaan, seperti; fragmentasi pemerintahan, program pembaharuan kota dan kemacetan lalu lintas. Berbagai pemasalahan yang terjadi tersebut merupakan bagian dari konsep geografi perkotaan yang meliputi tiga dimensi, yaitu; pendekatan positivis, pendekatan tingkah laku, dan pendekatan strukturalis. Pada pendekatan positivis, mengacu kepada hal – hal yang berkaitan kepada ilmu pengetahuan alam dan bentuk dasar dari berbagai metode ilmiah. Sedangkan, pada pendekatan tingkah laku buka terfokus pada manifestasi spasial yang mempengaruhi karakteristik kota tersebut, tetapi lebih terkait proses yang bertanggung jawab pada karakteristik atau tingkah laku perkotaan tersebut. Pendekatan strukturalis lebih kepada bentuk peran lembaga struktural atau pemerintah kepada masalah perkotaan.
    Masalah perkotaan terkait fragmentasi pemerintahan ialah sebagai berikut:
    1. Terdapat perbedaan yang besar antara hasil sumber daya dan pengeluaran dari setiap unit pemerintahan yang berbeda di kota besar, misal; antara Jakarta Selatan dan Jakarta Utara.
    2. Pelayanan sosial, seperti fasilitas air, Rumah Sakit,  parkir, perpustakaan yang saling tumpang tindih di setiap wilayah administrasi, karena sulitnya mengkoordinasikan kebijakan dan kebutuhan wilayah masing – masing. Terkait permasalahan tersebut, perlu adanya usaha yang bertanggung jawab untuk menyelesaikannya.

    Ada dua hal yang disarankan oleh Honey (1976), bahwa harus ada upaya bersama yang sinergis antara pemerintahan pusat maupun wilayah administrasinya. Dari sisi pemerintahan pusat kota yaitu:

    • pemerintahan pusat seharusnya melanjutkan dan meningkatkan usaha pemberdayaan sumber daya di pemerintahan wilayah administrasi untuk menunjang pendapatan pemerintahan pusat kota.
    • membagi pendapatan  tersebut untuk kota metropolitan, 
    • ialah membantu dan mengembangkan berbagai sektor kuat di daerah metropolitan, dan 
    • ialah, membentuk kebijakan ‘national land’ untuk mencegah penggabungan individu area metropolitan.

    Upaya yang harus dilakukan oleh pemerintahan wilayah administrasi, menurut Honey (1976) ialah:
    1. memberikan bantuan keuangan untuk pemerintahan kota metropolitan.
    2. membuat bentuk partisipasi pemerintahan local pada rencana kerjanya.
    3. membuat prosedur terkait amalgamasi, inkorporasi dan aneksasi area perkotaan,
    4. ialah bekerja sama secara kelembagaan dan membuat perencanaan mengenai area kota metropolitan.

    Seiring dengen peningkatan arus modenisasi dan perkembangan zaman terdapat berbagai hal yang terkait dengan masalah sosial lingkungan yang terjadi di kawasan perkotaan, antara lain, persebaran penduduk dan asimilasi penduduk. Terkait dengan isu sosial lingkungan tersebut bisa dianalisis melalui dua metode analisis, yaitu; analisis area sosial dan faktor ekologi. Pada metode analisis area sosial, dampak dari peningkatan arus modernisasi dan perkembangan zaman ini terkait dengan pertumbuhan lingkungan industri. Manusia secara berangsur – angsur mandiri secara kehidupan ekonomi dengan adanya spesialisasi pada pekerjaannya dan perkembangan teknologi transportasi yang mempengaruhi perubahan pola baru pada kehidupan sosial masyarakat. Pola baru tersebut menyebabkan diferensiasi sosial.

    Diferensiasi sosial pada masyarakat perkotaan disebabkan oleh tiga hal,yaitu;
    • status ekonomi, dengan meningkatnya status  tingkat pekerjaan, maka status pekerjaan pun menjadi berkembang, sehingga menimbulkan stratifikasi sosial pada masyarakat.
    •  Status Keluarga, makna keluarga menjadi tidak begitu penting dibandingkan dengan usaha dalam peningkatan tingkat ekonomi keluarga,
    • Etnis, perkembangan teknologi transportasi menghasilkan mobilitas yang tinggi, dan kebebasan masyarakatnya untuk memilih dimana akan tinggal di kawasan perkotaan tersebut sehingga mempengaruhi persebaran populasi masyarakat menurut etnis dan kelompok ras.

    Menurut metode faktor ekologi, diferensiasi sosial masyarakat perkotaan berhubungan dengan pola spasial. Pola spasial tersebut terbagi menjadi tiga faktor yang mempengaruhi, yaitu;
    1. Status Sosial ekonomi, dari hasil sensus penduduk, masyarakat terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok masyarakat dengan status sosial ekonomi yang tinggi dari segi pendapatan dan pendidikan maupun masyarakat dengan status sosial ekonomi rendah.
    2. Status Keluarga, pengkategoriannya ialah keluarga kecil, keluarga ‘single-person’, keluarga besar.
    3. Status Etnis membentuk sebuah ‘cluster‘, sesuai dengan kelompok etnisnya menurut negara , maupun pulau. Dari setiap faktor tersebut membentuk sebuah mozaik perkotaan. Setiap bagian mozaik menggambarkan karakteristik setiap wilayah.

    Pola mobilitas masyarakat perkotaan bisa dikategorikan menjadi dua hal, yaitu; pola jangka panjang dan pola jangka pendek (harian). Di masyarakat perkotaan, pola yang terjadi seringkali merupakan pola mobilitas masyarakat harian karena masyarakat perkotaan memiliki mobilitas yang sangat tinggi. Mobilitas penduduk harian masyarakat perkotaan bisa dijelaskan dengan beberapa faktor; yaitu,
    • lokasi pekerjaannya, seringkali pekerja di kota besar bukan merupakan penduduk kota tersebut, bisa jadi ia tinggal di wilayah sekitar perkotaan (misal; jika mengambil contoh kota besarnya Jakarta, ia tinggal di depok); 
    • Perjalanannya, mobilitas penduduk perkotaan seringkali mempertimbangkan faktor jarak tempuh, biaya perjalanan, dan lama waktu tempuh; 
    • Transportasi pribadi, penduduk perkotaan yang memiliki kendaraan pribadi mempertimbangkan fasilitas parkir di dekat tempat bekerjanya, serta biaya parkirnya.
    • Transportasi publik, di daerah perkotaan banyak terdapat alat transportasi publik adalah sesuatu yang sudah harus ada untuk menunjang mobilitas penduduknya yang tinggi, 
    • Status Sosial Ekonomi, tingkat sosial ekonomi mempengaruhi penggunaan pola transportasi yang dipakai oleh masing – masing penduduk, untuk masyarakat dengan tingkat sosial ekonomi tinggi cenderung menggunakan kendaraan pribadi dibandingkan dengan masyarakat dengan tingkat sosial ekonomi rendah yang cenderung menggunakan fasilitas transportasi publik, seperti; bus, kereta api listrik, ojek dan lain – lain.
    Berbeda dengan mobilitas harian, banyak hal yang mempengaruhi penduduk untuk melakukan mobilitas jangka panjang (menetap). Diantaranya, mengenai tingkat stress penduduk. Umumnya di daerah perkotaan cenderung memiliki tingkat stress yang tinggi karena adanya tuntutan ekonomi dan spesialisasi pekerjaan yang semakin rumit. Hal ini menyebabkan penduduk ingin mencari tempat tinggal yang nyaman. Selain itu mereka juga butuh fasilitas rekreasi untuk menghilangkan rasa stress yang dirasakan, maka tidak mengherankan jika setiap akhir pekan masyarakat perkotaan memenuhi daerah pinggiran ataupun daerah desa untuk melepaskan rasa stress di hari kerja.
    Selain itu keputusan melakukan mobilitas penduduk ialah dari segi lingkup lokasi serta fasilitas yang ada. Lokasi yang strategis dengan fasilitas yang lengkap cenderung akan banyak dipilih sebagai tempat tinggal, karena karakteristik penduduk perkotaan yang memiliki mobilitas tinggi, sehingga pola pikir mereka terbiasa dengan hal – hal yang instan. Berbagai kemudahan yang ada di suatu wilayah merupakan daya tarik tersendiri bagi mereka. Jenis orang – orang yang tinggal disana pun menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan dalam melakukan mobilitas. Penduduk perkotaan cenderung memilih wilayah yang tipe kelompoknya sama dengan diri/ keluarganya. Hal tersebut memudahkan mereka dalam beradaptasi dan melakukan segala aktivitas mereka nantinya.

    Rabu, 11 Juli 2012

    ayow main ke Taman Nasional Way Kambas,,

    Taman Nasional Way Kambas merupakan perwakilan ekosistem hutan dataran rendah yang terdiri dari hutan rawa air tawar, padang alang-alang/semak belukar, dan hutan pantai di Sumatera.
    Jenis tumbuhan di taman nasional tersebut antara lain api-api (Avicennia marina), pidada (Sonneratia sp.), nipah (Nypa fruticans), gelam (Melaleuca leucadendron), salam (Syzygium polyanthum), rawang (Glochidion borneensis), ketapang (Terminalia cattapa), cemara laut (Casuarina equisetifolia), pandan (Pandanus sp.), puspa (Schima wallichii), meranti (Shorea sp.), minyak (Dipterocarpus gracilis), dan ramin (Gonystylus bancanus).
    Taman Nasional Way Kambas memiliki 50 jenis mamalia diantaranya badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis sumatrensis), gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus), harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), tapir (Tapirus indicus), anjing hutan (Cuon alpinus sumatrensis), siamang (Hylobates syndactylus syndactylus); 406 jenis burung diantaranya bebek hutan (Cairina scutulata), bangau sandang lawe (Ciconia episcopus stormi), bangau tong-tong (Leptoptilos javanicus), sempidan biru (Lophura ignita), kuau (Argusianus argus argus), pecuk ular (Anhinga melanogaster); berbagai jenis reptilia, amfibia, ikan, dan insekta. 
    PETA LOKASI WAY KAMBAS

    Gajah-gajah liar yang dilatih di Pusat Latihan Gajah (9 km dari pintu gerbang Plang Ijo) dapat dijadikan sebagai gajah tunggang, atraksi, angkutan kayu dan bajak sawah. Pada pusat latihan gajah tersebut, dapat disaksikan pelatih mendidik dan melatih gajah liar, menyaksikan atraksi gajah main bola, menari, berjabat tangan, hormat, mengalungkan bunga, tarik tambang, berenang dan masih banyak atraksi lainnya.

    LATIHAN GAJAH
    Pusat latihan gajah ini didirikan pada tahun 1985. Sampai saat ini telah berhasil mendidik dan menjinakan gajah sekitar 290 ekor.

    Beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi:
    Pusat Latihan Gajah Karangsari. Atraksi gajah. Way Kambas. Untuk kegiatan berkemah.Way Kanan. Penelitian dan penangkaran badak sumatera dengan fasilitas laboratorium alam dan wisma peneliti.Rawa Kali Biru, Rawa Gajah, dan Kuala Kambas. Menyelusuri sungai Way Kanan, pengamatan satwa (bebek hutan, kuntul, rusa, burung migran), padang rumput dan hutan mangrove.

    Atraksi budaya di luar taman nasional:Festival Krakatau pada bulan Juli di Bandar Lampung.
    Musim kunjungan terbaik: bulan Juli s/d September setiap tahunnya.





    Cara pencapaian lokasi :

    Cara pencapaian lokasi: Bandar Lampung-Metro-Way Jepara menggunakan mobil sekitar dua jam (112 km), Branti-Metro-Way Jepara sekitar satu jam 30 menit (100 km), Bakauheni-Panjang-Sribawono-Way Jepara sekitar tiga jam (170 km), Bakauheni-Labuan Meringgai-Way Kambas sekitar dua jam.
    Kantor: Jl. Raya Way Jepara
    Labuan Ratu Lama, Lampung
    Telp. (0725) 44220
    Dinyatakan Menteri Pertanian, Tahun 1982
    Ditunjuk Menteri Kehutanan, SK No. 14/Menhut- II/1989 dengan luas 130.000 hektar
    Ditetapkan Menteri Kehutanan, SK No. 670/Kpts-II/1999
    dengan luas 125.621,3 hektar
    Letak Kab. Lampung Tengah dan Kab. Lampung
    Timur, Provinsi Lampung
    Temperatur udara 28° - 37° C
    Curah hujan 2.500 - 3.000 mm/tahun
    Ketinggian tempat 0 - 60 m. dpl
    Letak geografis 4°37’ - 5°15’ LS, 106°32’ - 106°52’ BT
     

    Senin, 02 Juli 2012

    GUNUNG TERTINGGI DI TANAH JAWA



     #STATUS TERBARU SEMERU#
    Status Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl) yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang-Malang, Jawa Timur, menurun dari Siaga (Level III) menjadi Waspada (Level II).
    "Kami menerima informasi tentang penurunan status Gunung Semeru dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung melalui faksimile pada Kamis (3/5)," kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Hariyanto, saat dihubungi Antara, Jumat (4/5).
    PVMBG menetapkan status Gunung Semeru turun dari Siaga menjadi Waspada sejak Rabu (2/5) pukul 13.00 WIB karena aktivitas kegempaan dan visual gunung tersebut menurun selama beberapa pekan terakhir.
    "Status Gunung Semeru sempat naik dari Waspada menjadi Siaga sejak 2 Februari 2012, namun alhamdulillah pekan ini statusnya menurun lagi menjadi Waspada," tuturnya.
    Menurut Hariyanto, BPBD Lumajang sudah menyampaikan informasi penurunan status gunung tertinggi di Pulau Jawa itu kepada Camat dan Kepala Desa yang wilayahnya berada di lereng Gunung Semeru yakni Kecamatan Pronojiwo, Candipuro, Pasirian, Tempeh, Tempursari, dan Pasrujambe
    "Meski statusnya turun, saya tetap mengimbau masyarakat di lereng Semeru untuk tetap waspada terhadap aktivitas gunung api itu dan ancaman bahaya lahar dingin," katanya.
    Ia menjelaskan rekomendasi PVMBG terkait dengan penurunan status Semeru yakni masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas dalam radius sejauh 4 km di seputar lereng tenggara kawah aktif yang merupakan wilayah bukaan kawah aktif Jongring Seloko sebagai alur luncuran awan panas.
    "Dalam status Waspada, Gunung Semeru masih sering terjadi letusan, sehingga masyarakat tidak boleh beraktivitas dalam radius 1 km dari kawah aktif karena terancam bahaya lontaran material vulkanik dan pendakian direkomendasikan hanya sampai Pos Kalimati saja," paparnya.
    Selain itu, masih banyak endapan material vulkanik lepas hasil letusan terdahulu di sekitar kawah dan puncak Semeru.
    Jika terjadi hujan di daerah puncak, masyarakat yang bermukim di bantaran sungai dan beraktivitas di dalam Sungai Besuk Kembar, Besuk Kobokan dan Besuk Bang agar selalu berhati-hati karena dapat terancam bahaya aliran lahar dingin.
    "Saya mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing dengan isu-isu yang meresahkan terkait dengan aktivitas Semeru karena BPBD akan menyampaikan informasi yang benar kepada perangkat desa dan pihak muspika," ujarnya menambahkan.
    Sementara data yang dirilis PVMBG dalam situsnya menyebutkan bahwa pengamatan visual masih teramati letusan asap dengan warna putih kelabu tebal dengan tinggi mencapai 100-500 meter dari puncak dan sering diikuti dengan lontaran material vulkanik.
    Jumlah gempa tremor pada bulan April 2012 mengalami penurunan dan energinya tidak signifikan bila dibandingkan dengan bulan Maret 2012. Selama bulan April 2012 tidak teramati sinar api atau api diam di kawah Jongring Seloko, tetapi indikasi pertumbuhan kubah lava masih teramati.
     

    Rabu, 27 Juni 2012

    R@sa sayang!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Aku kadang merasa sulit mengatakan apa yang aku rasakan, tetapi aku berharap kita tidak akan pernah membiarkan apapun yang sudah kita miliki bersama ini sirna. Tak peduli apakah kita terpisah ribuan mil ataupun hanya sejengkal.


    " Sebab kau telah meninggalkan jejakmu di hatiku.."

    Hari-hari yang sedang kita lalui ini untuk beberapa saat ini, mungkin akan kita jalani dalam waktu yang cukup lama dengan jarak yang terpisah.


    Namun, ikatan hati yang teruji dan sejati itu Langka !!
    Dan ikatan hati dengan mu ini adalah suatu ikatan hati yang ingin kujaga dengan segenap hati.
    Ikatan khusus kita ini adalah jenis ikatan yang istimewa,
    yang membebaskan kita membicarakan dan saling memberi tahu apapun.
    Kita banyak melakukan hal bersama, kita selalu mengumpulkan pikiran-pikiran dan perasaan-perasaan kita dan menaruhnya di dalam hati kita masing-masing.
    Kita memiliki banyak kenangan bersama, beberapa di antaranya menyedihkan namun banyak pula yang menggembirakan.


    " Kita telah membuka tempat-tempat
    istimewa dalam hati kita, di mana yang boleh datang hanya kau dan aku.."


    Ikatan hati kita ini tidak terjadi begitu saja, kita membangunnya dari waktu ke waktu, hari demi hari, dengan pengertian, pengorbanan, air mata, dan kasih..

    Aku tidak pernah ingin membiarkan kita saling menjauh..

    Mungkin kita tengah menjalani arah yang berbeda,

    tetapi itu tidak akan mengubah ikatan yang telah kita miliki dan apa-apa yang ada di hati kita..

    Walau ada jarak yang nyata di antara kita, namun ada suatu tempat dalam diriku, di mana pikiran-pikiran tentang dirimu serta hal-hal yang sudah kita lalui bersama tetap tersimpan hangat dan aman..



    " Karena pada saat-saat kita terpisah, aku ingin agar kau menyimpanku dalam hati dan pikiranmu.."
    Kau telah memenuhi hati dan pikiranku dengan kenangan yang cukup banyak untuk kusimpan. Kehadiranmu adalah sukacita yang istimewa,
    dan aku ingin kau tau, bahwa untuk semua yang telah kita lalui bersama,
    semua 'kebersamaan', saat-saat serius dan konyol, aku sangat menghargaimu..
    " Kehadiranmu adalah sinar mentari di kala mendung..,
    Pengertian dan kasih sayangmu memberiku kekuatan "
    Moment-moment indah yang sudah pernah kita lalui bersama, adalah sesuatu yang memenuhi hati kita dan selalu akan menjadi bagian berharga untuk dikenang..
    Hmmm.., sepercik pertengkar
    an pada saat-saat tertentu dan tawa yang melimpah..!!

    " Hari ketika kau dan aku 'bertemu', akan selalu ada dalam hatiku.."




    Walau perjalanan
    hidup kita tengah membuat kita terpisah jauh dan harus melewati jalan yang berbeda, ketika kehidupanmu berubah, kehidupanku pun berubah. Tapi aku yakin, kesediaan kita untuk mendukung dan menerima aspek-aspek yang berubah dalam hidup kita masing-masing ini, akan senantiasa memperkuat ikatan khusus kita.
    Apapun kehidupan kita nantinya, ingatlah selalu bahwa, tidak akan pernah ada hari di mana aku tidak memikirkanmu, berdoa buatmu, dan mengirimkan kasihku untukmu..


     " Kau telah menolongku melewati saat-saat sulit..
    "Terima Kasih" saja, mungkin tidaklah cukup untuk mengungkapkan penghargaanku atas semua kebaikanmu selama ini.."



    Terima kasih karena kau telah ada untukku untuk melewati saat-saat indah dengan perkataan-perkataan manis dan perhatian yang tulus..Terima kasih karena kehadiranmu dalam hidupku telah membuat dunia ini menjadi kediaman yang lebih indah..
    Terima kasih karena kau telah menjadi dirimu sendiri..
    Terima kasih untuk telinga yang bersimpati dan perhatian yang tak terpecah..
    Terima kasih karena kau telah menunjukkan sisi yang lebih cerah dalam hidupku, dan berupaya membantuku ke arah yang lebih baik.., Terima kasih karena melalui engkau aku telah banyak belajar dan mengetahui tentang banyak hal..,
    Terima kasih atas waktu yang kau berikan..,
    Waktu yang tidak pernah berhenti untuk mengutamakan kepentinganku,
    Waktu untuk mendengarkan masalah-masalahku dan membantuku untuk menemukan solusinya..
    Kita telah melakukan yang terbaik untuk membawa harapan kita di masa yang akan datang. Kita selalu saling terbuka dan tak peduli apapun, kita selalu membiarkan satu sama lain tahu bahwa kita benar-benar saling mengasihi dan peduli satu sama lain.


    " Bagiku semua sangat berarti.. "
    Bersamamu aku tidak perlu berpura-pura untuk menjadi seseorang yang bukan diriku. Kau bisa menerima aku apa adanya dan apa yang aku tampilkan.
    Bersama, kita bisa menertawakan segala sesuatu dan menangis tanpa malu..
    Aku bisa bicara padamu dengan begitu mudahnya, aku bisa mempercayaimu dengan pikiran-pikiran yang terdalam..

    Aku bisa tertawa bersamamu pada saat-saat penuh gejolak juga sudah bisa menertawakan diriku sendiri..


    "Dan, bersamamu aku sudah bisa belajar berdamai
    dengan hati.., juga waktu.."


    Terima kasih atas seluruh moment yang kita lalui bersama, moment yang penuh dengan berbagai perasaan, pikiran, impi
    an dan harapan.., rahasia, tawa serta airmata..
    Setiap detik yang berharga akan selalu ku simpan dalam hati..


    " Saat-saat 'kebersamaan' kita adalah harta yang berharga dalam hatiku.."

    Aku mengharapkan kasih, tawa dan semua hal yang terindah dalam kehidupanmu.., dan lebih banyak adalah segala sesuatunya yang membuatmu bahagia..
    Semoga masa depan akan membawa sukacita dan kesuksesan untuk kita berdua dalam melewati saat-saat bahagia maupun masa-masa sulit yang terbentang.
    Dan, semoga kebahagiaan yang tak terukur dan kasih sayang yang tanpa akhir selalu bersamamu..

    " Tak ada sesuatu yang biasa dilakukan bila tanpa cinta,
    pengertian, juga kasih sayang..,
    'kebersamaan' kita ini sungguh luar biasa.. "