Kamis, 28 Februari 2013
Sabtu, 23 Februari 2013
Pada dasarnya jurai Ulun Lampung adalah berasal dari Sekala Brak, namun dalam perkembangannya, secara umum masyarakat adat Lampung terbagi dua yaitu masyarakat adat Lampung Saibatin dan masyarakat adat Lampung Pepadun. Masyarakat Adat Saibatin kental dengan nilai aristokrasinya, sedangkan Masyarakat adat Pepadun yang baru berkembang belakangan kemudian setelah seba yang dilakukan oleh orang abung ke banten lebih berkembang dengan nilai nilai demokrasinya yang berbeda dengan nilai nilai Aristokrasi yang masih dipegang teguh oleh Masyarakat Adat Saibatin.
Paksi Pak Sekala Brak (Lampung Barat)
Keratuan Melinting (Lampung Timur)
Keratuan Darah Putih (Lampung Selatan)
Keratuan Semaka (Tanggamus)
Keratuan Komering (Provinsi Sumatera Selatan)
Cikoneng Pak Pekon (Provinsi Banten)
Masyarakat lampung adat Saibatin
Masyarakat lampung Adat Saibatin mendiami wilayah adat:- Labuhan Maringgai, Pugung, Jabung, Way Jepara, Kalianda, Raja Basa, Teluk Betung, Padang Cermin, Cukuh Balak, Way Lima, Talang Padang, Kota Agung, Semaka, Suoh, Sekincau, Batu Brak, Belalau, Liwa, Pesisir Krui, Ranau, Martapura, Muara Dua, Kayu Agung, empat kota ini ada di Propinsi Sumatera Selatan, Cikoneng di Pantai Banten dan bahkan Merpas di Selatan Bengkulu.
Masyarakat Lampung adat pepadun
Pepadun Masyarakat beradat Pepadun atau Pedalaman terdiri dari:- Abung Siwo Mego (Unyai, Unyi, Subing, Uban, Anak Tuha, Kunang, Beliyuk, Selagai, Nyerupa).
- Kotabumi, Seputih Timur, Sukadana, Labuhan Maringgai, Jabung, Gunung Sugih, dan Terbanggi. Mego Pak Tulangbawang (Puyang Umpu, Puyang Bulan, Puyang Aji, Puyang Tegamoan).
- Menggala, Mesuji, Panaragan, dan Wiralaga. Pubian Telu Suku (Minak Patih Tuha atau Suku Manyarakat, Minak Demang Lanca atau Suku Tambapupus, Minak Handak Hulu atau Suku Bukujadi).
- Tanjungkarang, Balau, Bukujadi, Tegineneng, Seputih Barat, Padang Ratu, Gedungtataan, dan Pugung. Sungkay-Way Kanan Buay Lima (Pemuka, Bahuga, Semenguk, Baradatu, Barasakti, yaitu lima keturunan Raja Tijang Jungur).
- Negeri Besar, Ketapang, Pakuan Ratu, Sungkay, Bunga Mayang, Blambangan Umpu, Baradatu, Bahuga, dan Kasui.
Selasa, 12 Februari 2013
HARUS DIKETAHUI DAN DIRENUNGKAN TENTANG 'Valentine Day''
VALENTINE DAY (HARI BERKASIH SAYANG)
Hari 'kasih sayang' yang dirayakan oleh orang-orang Barat pada tahun-tahun terakhir disebut 'Valentine Day' amat popular dan merebak di pelusuk Indonesia bahkan di Malaysia juga. Lebih-lebih lagi apabila menjelangnya bulan Februari di mana banyak kita temui simbol-simbol atau iklan-iklan tidak Islami hanya wujud demi untuk mengekspos (mempromosi) Valentine. Berbagai tempat hiburan bermula dari diskotik(disko/kelab malam), hotel-hotel, organisasi-organisasi mahupun kelompok-kelompok kecil; ramai yang berlumba-lumba menawarkan acara untuk merayakan Valentine. Dengan dukungan(pengaruh) media massa seperti surat kabar, radio mahupun televis; sebagian besar orang Islam juga turut dicekoki(dihidangkan) dengan iklan-iklan Valentine Day.
Hari 'kasih sayang' yang dirayakan oleh orang-orang Barat pada tahun-tahun terakhir disebut 'Valentine Day' amat popular dan merebak di pelusuk Indonesia bahkan di Malaysia juga. Lebih-lebih lagi apabila menjelangnya bulan Februari di mana banyak kita temui simbol-simbol atau iklan-iklan tidak Islami hanya wujud demi untuk mengekspos (mempromosi) Valentine. Berbagai tempat hiburan bermula dari diskotik(disko/kelab malam), hotel-hotel, organisasi-organisasi mahupun kelompok-kelompok kecil; ramai yang berlumba-lumba menawarkan acara untuk merayakan Valentine. Dengan dukungan(pengaruh) media massa seperti surat kabar, radio mahupun televis; sebagian besar orang Islam juga turut dicekoki(dihidangkan) dengan iklan-iklan Valentine Day.
“Dan
jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang di muka bumi ini, nescaya
mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah
mengikuti prasangka belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta
(terhadap Allah).” (Surah Al-An’am : 116)
SEJARAH VALENTINE
Sungguh merupakan hal yang ironis apabila telinga kita mendengar bahkan kita sendiri 'terjun' dalam perayaan Valentine tersebut tanpa mengetahui sejarah Valentine itu sendiri. Valentine sebenarnya adalah seorang martyr (dalam Islam disebut 'Syuhada') yang karena kesalahan dan bersifat 'dermawan' maka dia diberi gelaran Saint atau Santo.
Pada tanggal 14 Februari 270 M, St. Valentine dibunuh karena pertentangannya dengan penguasa Romawi pada waktu itu Raja Claudius II (268 - 270 M). Untuk mengagungkan dia (St. Valentine), yang dianggap sebagai simbol ketabahan, keberanian dan kepasrahan dalam menghadapi cubaan hidup, maka para pengikutnya memperingati kematian St. Valentine sebagai 'upacara keagamaan'.
Tetapi sejak abad 16 M, 'upacara keagamaan' tersebut mulai berangsur-angsur hilang dan berubah menjadi 'perayaan bukan keagamaan'. Hari Valentine kemudian dihubungkan dengan pesta jamuan kasih sayang bangsa Romawi kuno yang disebut “Supercalis” yang jatuh pada tanggal 15 Februari.
Setelah orang-orang Romawi itu masuk agama Nasrani(Kristian), pesta 'supercalis' kemudian dikaitkan dengan upacara kematian St. Valentine. Penerimaan upacara kematian St. Valentine sebagai 'hari kasih sayang' juga dikaitkan dengan kepercayaan orang Eropa bahwa waktu 'kasih sayang' itu mulai bersemi 'bagai burung jantan dan betina' pada tanggal 14 Februari.
Dalam bahasa Perancis Normandia, pada abad pertengahan terdapat kata “Galentine” yang bererti 'galant atau cinta'. Persamaan bunyi antara galentine dan valentine menyebabkan orang berfikir bahwa sebaiknya para pemuda dalam mencari pasangan hidupnya pada tanggal 14 Februari. Dengan berkembangnya zaman, seorang 'martyr' bernama St. Valentino mungkin akan terus bergeser jauh pengertiannya (jauh dari erti yang sebenarnya). Manusia pada zaman sekarang tidak lagi mengetahui dengan jelas asal usul hari Valentine. Di mana pada zaman sekarang ini orang mengenal Valentine melalui greeting card, pesta persaudaraan, tukar kado dan sebagainya tanpa ingin mengetahui latar belakang sejarahnya lebih dari 1700 tahun yang lalu.
Dari sini dapat diambil kesimpulan bahwa moment ini hanyalah tidak lebih bercorak kepercayaan atau animisme belaka yang berusaha merosak 'akidah' muslim dan muslimah sekaligus memperkenalkan gaya hidup barat dengan kedok percintaan, perjodohan dan kasih sayang.
Sungguh merupakan hal yang ironis apabila telinga kita mendengar bahkan kita sendiri 'terjun' dalam perayaan Valentine tersebut tanpa mengetahui sejarah Valentine itu sendiri. Valentine sebenarnya adalah seorang martyr (dalam Islam disebut 'Syuhada') yang karena kesalahan dan bersifat 'dermawan' maka dia diberi gelaran Saint atau Santo.
Pada tanggal 14 Februari 270 M, St. Valentine dibunuh karena pertentangannya dengan penguasa Romawi pada waktu itu Raja Claudius II (268 - 270 M). Untuk mengagungkan dia (St. Valentine), yang dianggap sebagai simbol ketabahan, keberanian dan kepasrahan dalam menghadapi cubaan hidup, maka para pengikutnya memperingati kematian St. Valentine sebagai 'upacara keagamaan'.
Tetapi sejak abad 16 M, 'upacara keagamaan' tersebut mulai berangsur-angsur hilang dan berubah menjadi 'perayaan bukan keagamaan'. Hari Valentine kemudian dihubungkan dengan pesta jamuan kasih sayang bangsa Romawi kuno yang disebut “Supercalis” yang jatuh pada tanggal 15 Februari.
Setelah orang-orang Romawi itu masuk agama Nasrani(Kristian), pesta 'supercalis' kemudian dikaitkan dengan upacara kematian St. Valentine. Penerimaan upacara kematian St. Valentine sebagai 'hari kasih sayang' juga dikaitkan dengan kepercayaan orang Eropa bahwa waktu 'kasih sayang' itu mulai bersemi 'bagai burung jantan dan betina' pada tanggal 14 Februari.
Dalam bahasa Perancis Normandia, pada abad pertengahan terdapat kata “Galentine” yang bererti 'galant atau cinta'. Persamaan bunyi antara galentine dan valentine menyebabkan orang berfikir bahwa sebaiknya para pemuda dalam mencari pasangan hidupnya pada tanggal 14 Februari. Dengan berkembangnya zaman, seorang 'martyr' bernama St. Valentino mungkin akan terus bergeser jauh pengertiannya (jauh dari erti yang sebenarnya). Manusia pada zaman sekarang tidak lagi mengetahui dengan jelas asal usul hari Valentine. Di mana pada zaman sekarang ini orang mengenal Valentine melalui greeting card, pesta persaudaraan, tukar kado dan sebagainya tanpa ingin mengetahui latar belakang sejarahnya lebih dari 1700 tahun yang lalu.
Dari sini dapat diambil kesimpulan bahwa moment ini hanyalah tidak lebih bercorak kepercayaan atau animisme belaka yang berusaha merosak 'akidah' muslim dan muslimah sekaligus memperkenalkan gaya hidup barat dengan kedok percintaan, perjodohan dan kasih sayang.
![]() |
| By: Joe |
PANDANGAN ISLAM
Sebagai seorang muslim tanyakanlah pada diri kita sendiri, apakah kita akan mencontoh begitu saja sesuatu yang jelas bukan bersumber dari Islam ?
Mari kita renungkan firman Allah :“ Dan janglah kamu megikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggung jawabnya”. (Surah Al-Isra : 36)
Dalam Islam kata “tahu” berarti mampu mengetahui dengan seluruh panca indera yang dikuasai oleh hati. Pengetahuan yang sampai pada taraf mengangkat isi dan hakikat sebenarnya. Bukan hanya sekedar dapat melihat atau mendengar. Bukan pula sekadar tahu sejarah, tujuannya, apa, siapa, kapan, bagaimana, dan di mana, akan tetapi lebih dari itu.
Oleh karena itu Islam amat melarang kepercayaan yang membonceng(mengikut) kepada suatu kepercayaan lain atau dalam Islam disebut TAQLID. Hadits Rasulullah SAW :“ Barang siapa yang meniru atau mengikuti suatu kaum (agama) maka dia termasuk kaum (agama) itu”.
Firman Allah SWT dalam Surah AL Imran(keluarga Imran) ayat 85 :“Barangsiapa yang mencari agama selain agama Islam, maka sekali-sekali tidaklah diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi”.
Sabtu, 12 Januari 2013
GEOGRAFI DAN PEMBANGUNAN (SEBUAH ULASAN DARI BUKU “ANALYTICAL URBAN GEOGRAPHY”)
Terkait masalah perkotaan, terdapat sebuah konsep yang dipahami mengenai evolusi sebuah perkotaan. Untuk mencapai “kota masa depan” perlu adanya sinergisitas dari sebuah sistem perkotaan. Sistem perkotaan yang dimaksud mencakup sistem kotanya dan struktur internal kota tersebut. Untuk mencapai dua hal yang saling sinergis antara sistem dan struktur yang
terdapat di dalam sebuah kota ditunjang oleh dua hal yaitu; Intervensi Pemerintahannya dan adanya faktor luar yang mendukung. Intervensi Pemerintahan biasanya diakomodir melalui lembaga pemerintahan yang menangani masalah perkotaan, yang mencakup berbagai usaha untuk menangani interaksi antara aktivitas dari penduduk lokal dengan rencana kerja terkait perkotaan. Berhubungan dengan masalah geografi, hal ini bisa dianalogikan dengan, misalkan; pemerintah melalui departemen yang menangani masalah perkotaan menggunakan pembagian zona wilayah dan standar polusi lingkungan sebagai pertimbangan dalam pendistribusian dan pengkategorian dari berbagai aktivitas di kawasan kota tersebut. Terkait faktor luarnya, berbagai fenomena seperti bencana alam, kebijakan sosial ekonomi dan masalah negara lain merupakan sebuah kontrol terhadap sistem perkotaan.
Konsep perencanaan perkotaan terkesan tumpang tindih karena melibatkan wawasan teoritis yang dihubungkan dengan berbagai masalah perkotaan, seperti; fragmentasi pemerintahan, program pembaharuan kota dan kemacetan lalu lintas. Berbagai pemasalahan yang terjadi tersebut merupakan bagian dari konsep geografi perkotaan yang meliputi tiga dimensi, yaitu; pendekatan positivis, pendekatan tingkah laku, dan pendekatan strukturalis. Pada pendekatan positivis, mengacu kepada hal – hal yang berkaitan kepada ilmu pengetahuan alam dan bentuk dasar dari berbagai metode ilmiah. Sedangkan, pada pendekatan tingkah laku buka terfokus pada manifestasi spasial yang mempengaruhi karakteristik kota tersebut, tetapi lebih terkait proses yang bertanggung jawab pada karakteristik atau tingkah laku perkotaan tersebut. Pendekatan strukturalis lebih kepada bentuk peran lembaga struktural atau pemerintah kepada masalah perkotaan.
Masalah perkotaan terkait fragmentasi pemerintahan ialah sebagai berikut:
- Terdapat perbedaan yang besar antara hasil sumber daya dan pengeluaran dari setiap unit pemerintahan yang berbeda di kota besar, misal; antara Jakarta Selatan dan Jakarta Utara.
- Pelayanan sosial, seperti fasilitas air, Rumah Sakit, parkir, perpustakaan yang saling tumpang tindih di setiap wilayah administrasi, karena sulitnya mengkoordinasikan kebijakan dan kebutuhan wilayah masing – masing. Terkait permasalahan tersebut, perlu adanya usaha yang bertanggung jawab untuk menyelesaikannya.
Ada dua hal yang disarankan oleh Honey (1976), bahwa harus ada upaya bersama yang sinergis antara pemerintahan pusat maupun wilayah administrasinya. Dari sisi pemerintahan pusat kota yaitu:
Terkait masalah perkotaan, terdapat sebuah konsep yang dipahami mengenai evolusi sebuah perkotaan. Untuk mencapai “kota masa depan” perlu adanya sinergisitas dari sebuah sistem perkotaan. Sistem perkotaan yang dimaksud mencakup sistem kotanya dan struktur internal kota tersebut. Untuk mencapai dua hal yang saling sinergis antara sistem dan struktur yang
- pemerintahan pusat seharusnya melanjutkan dan meningkatkan usaha pemberdayaan sumber daya di pemerintahan wilayah administrasi untuk menunjang pendapatan pemerintahan pusat kota.
- membagi pendapatan tersebut untuk kota metropolitan,
- ialah membantu dan mengembangkan berbagai sektor kuat di daerah metropolitan, dan
- ialah, membentuk kebijakan ‘national land’ untuk mencegah penggabungan individu area metropolitan.
Upaya yang harus dilakukan oleh pemerintahan wilayah administrasi, menurut Honey (1976) ialah:
- memberikan bantuan keuangan untuk pemerintahan kota metropolitan.
- membuat bentuk partisipasi pemerintahan local pada rencana kerjanya.
- membuat prosedur terkait amalgamasi, inkorporasi dan aneksasi area perkotaan,
- ialah bekerja sama secara kelembagaan dan membuat perencanaan mengenai area kota metropolitan.
Seiring dengen peningkatan arus modenisasi dan perkembangan zaman terdapat berbagai hal yang terkait dengan masalah sosial lingkungan yang terjadi di kawasan perkotaan, antara lain, persebaran penduduk dan asimilasi penduduk. Terkait dengan isu sosial lingkungan tersebut bisa dianalisis melalui dua metode analisis, yaitu; analisis area sosial dan faktor ekologi. Pada metode analisis area sosial, dampak dari peningkatan arus modernisasi dan perkembangan zaman ini terkait dengan pertumbuhan lingkungan industri. Manusia secara berangsur – angsur mandiri secara kehidupan ekonomi dengan adanya spesialisasi pada pekerjaannya dan perkembangan teknologi transportasi yang mempengaruhi perubahan pola baru pada kehidupan sosial masyarakat. Pola baru tersebut menyebabkan diferensiasi sosial.
Diferensiasi sosial pada masyarakat perkotaan disebabkan oleh tiga hal,yaitu;
- status ekonomi, dengan meningkatnya status tingkat pekerjaan, maka status pekerjaan pun menjadi berkembang, sehingga menimbulkan stratifikasi sosial pada masyarakat.
- Status Keluarga, makna keluarga menjadi tidak begitu penting dibandingkan dengan usaha dalam peningkatan tingkat ekonomi keluarga,
- Etnis, perkembangan teknologi transportasi menghasilkan mobilitas yang tinggi, dan kebebasan masyarakatnya untuk memilih dimana akan tinggal di kawasan perkotaan tersebut sehingga mempengaruhi persebaran populasi masyarakat menurut etnis dan kelompok ras.
Menurut metode faktor ekologi, diferensiasi sosial masyarakat perkotaan berhubungan dengan pola spasial. Pola spasial tersebut terbagi menjadi tiga faktor yang mempengaruhi, yaitu;
- Status Sosial ekonomi, dari hasil sensus penduduk, masyarakat terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok masyarakat dengan status sosial ekonomi yang tinggi dari segi pendapatan dan pendidikan maupun masyarakat dengan status sosial ekonomi rendah.
- Status Keluarga, pengkategoriannya ialah keluarga kecil, keluarga ‘single-person’, keluarga besar.
- Status Etnis membentuk sebuah ‘cluster‘, sesuai dengan kelompok etnisnya menurut negara , maupun pulau. Dari setiap faktor tersebut membentuk sebuah mozaik perkotaan. Setiap bagian mozaik menggambarkan karakteristik setiap wilayah.
Pola mobilitas masyarakat perkotaan bisa dikategorikan menjadi dua hal, yaitu; pola jangka panjang dan pola jangka pendek (harian). Di masyarakat perkotaan, pola yang terjadi seringkali merupakan pola mobilitas masyarakat harian karena masyarakat perkotaan memiliki mobilitas yang sangat tinggi. Mobilitas penduduk harian masyarakat perkotaan bisa dijelaskan dengan beberapa faktor; yaitu,
- lokasi pekerjaannya, seringkali pekerja di kota besar bukan merupakan penduduk kota tersebut, bisa jadi ia tinggal di wilayah sekitar perkotaan (misal; jika mengambil contoh kota besarnya Jakarta, ia tinggal di depok);
- Perjalanannya, mobilitas penduduk perkotaan seringkali mempertimbangkan faktor jarak tempuh, biaya perjalanan, dan lama waktu tempuh;
- Transportasi pribadi, penduduk perkotaan yang memiliki kendaraan pribadi mempertimbangkan fasilitas parkir di dekat tempat bekerjanya, serta biaya parkirnya.
- Transportasi publik, di daerah perkotaan banyak terdapat alat transportasi publik adalah sesuatu yang sudah harus ada untuk menunjang mobilitas penduduknya yang tinggi,
- Status Sosial Ekonomi, tingkat sosial ekonomi mempengaruhi penggunaan pola transportasi yang dipakai oleh masing – masing penduduk, untuk masyarakat dengan tingkat sosial ekonomi tinggi cenderung menggunakan kendaraan pribadi dibandingkan dengan masyarakat dengan tingkat sosial ekonomi rendah yang cenderung menggunakan fasilitas transportasi publik, seperti; bus, kereta api listrik, ojek dan lain – lain.
Berbeda dengan mobilitas harian, banyak hal yang mempengaruhi penduduk untuk melakukan mobilitas jangka panjang (menetap). Diantaranya, mengenai tingkat stress penduduk. Umumnya di daerah perkotaan cenderung memiliki tingkat stress yang tinggi karena adanya tuntutan ekonomi dan spesialisasi pekerjaan yang semakin rumit. Hal ini menyebabkan penduduk ingin mencari tempat tinggal yang nyaman. Selain itu mereka juga butuh fasilitas rekreasi untuk menghilangkan rasa stress yang dirasakan, maka tidak mengherankan jika setiap akhir pekan masyarakat perkotaan memenuhi daerah pinggiran ataupun daerah desa untuk melepaskan rasa stress di hari kerja.
Selain itu keputusan melakukan mobilitas penduduk ialah dari segi lingkup lokasi serta fasilitas yang ada. Lokasi yang strategis dengan fasilitas yang lengkap cenderung akan banyak dipilih sebagai tempat tinggal, karena karakteristik penduduk perkotaan yang memiliki mobilitas tinggi, sehingga pola pikir mereka terbiasa dengan hal – hal yang instan. Berbagai kemudahan yang ada di suatu wilayah merupakan daya tarik tersendiri bagi mereka. Jenis orang – orang yang tinggal disana pun menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan dalam melakukan mobilitas. Penduduk perkotaan cenderung memilih wilayah yang tipe kelompoknya sama dengan diri/ keluarganya. Hal tersebut memudahkan mereka dalam beradaptasi dan melakukan segala aktivitas mereka nantinya.
Rabu, 11 Juli 2012
ayow main ke Taman Nasional Way Kambas,,
Taman Nasional Way Kambas merupakan perwakilan
ekosistem hutan dataran rendah yang terdiri dari hutan rawa air tawar,
padang alang-alang/semak belukar, dan hutan pantai di Sumatera.
Jenis tumbuhan di taman nasional tersebut antara lain
api-api (Avicennia marina), pidada (Sonneratia sp.),
nipah (Nypa fruticans), gelam (Melaleuca leucadendron),
salam (Syzygium polyanthum), rawang (Glochidion borneensis),
ketapang (Terminalia cattapa), cemara laut (Casuarina equisetifolia),
pandan (Pandanus sp.), puspa (Schima wallichii), meranti
(Shorea sp.), minyak (Dipterocarpus gracilis), dan ramin
(Gonystylus bancanus).
Taman Nasional Way Kambas memiliki 50 jenis mamalia diantaranya
badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis sumatrensis), gajah
Sumatera (Elephas maximus sumatranus), harimau Sumatera (Panthera
tigris sumatrae), tapir (Tapirus indicus), anjing hutan
(Cuon alpinus sumatrensis), siamang (Hylobates syndactylus
syndactylus); 406 jenis burung diantaranya bebek hutan (Cairina
scutulata), bangau sandang lawe (Ciconia episcopus stormi),
bangau tong-tong (Leptoptilos javanicus), sempidan biru (Lophura
ignita), kuau (Argusianus argus argus), pecuk ular (Anhinga
melanogaster); berbagai jenis reptilia, amfibia, ikan, dan insekta.
![]() |
| PETA LOKASI WAY KAMBAS |
Gajah-gajah liar yang dilatih di Pusat Latihan Gajah (9 km dari pintu
gerbang Plang Ijo) dapat dijadikan sebagai gajah tunggang, atraksi,
angkutan kayu dan bajak sawah. Pada pusat latihan gajah tersebut, dapat
disaksikan pelatih mendidik dan melatih gajah liar, menyaksikan atraksi
gajah main bola, menari, berjabat tangan, hormat, mengalungkan bunga,
tarik tambang, berenang dan masih banyak atraksi lainnya.
Pusat latihan gajah ini didirikan pada tahun 1985. Sampai saat ini
telah berhasil mendidik dan menjinakan gajah sekitar 290 ekor.
Beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi:
Pusat Latihan Gajah Karangsari. Atraksi gajah. Way Kambas. Untuk kegiatan berkemah.Way Kanan. Penelitian dan penangkaran badak sumatera dengan fasilitas laboratorium alam dan wisma peneliti.Rawa Kali Biru, Rawa Gajah, dan Kuala Kambas. Menyelusuri sungai Way Kanan, pengamatan satwa (bebek hutan, kuntul, rusa, burung migran), padang rumput dan hutan mangrove.
Atraksi budaya di luar taman nasional:Festival Krakatau pada bulan Juli di Bandar Lampung.
Musim kunjungan terbaik: bulan Juli s/d September setiap tahunnya.
Cara pencapaian lokasi :
Cara pencapaian lokasi: Bandar Lampung-Metro-Way Jepara menggunakan mobil sekitar dua jam (112 km), Branti-Metro-Way Jepara sekitar satu jam 30 menit (100 km), Bakauheni-Panjang-Sribawono-Way Jepara sekitar tiga jam (170 km), Bakauheni-Labuan Meringgai-Way Kambas sekitar dua jam.
Kantor: Jl. Raya Way Jepara
Labuan Ratu Lama, Lampung
Telp. (0725) 44220
Dinyatakan Menteri Pertanian, Tahun 1982
Ditunjuk Menteri Kehutanan, SK No. 14/Menhut- II/1989 dengan luas 130.000 hektar
Ditetapkan Menteri Kehutanan, SK No. 670/Kpts-II/1999
dengan luas 125.621,3 hektar
Letak Kab. Lampung Tengah dan Kab. Lampung
Timur, Provinsi Lampung
Temperatur udara 28° - 37° C
Curah hujan 2.500 - 3.000 mm/tahun
Ketinggian tempat 0 - 60 m. dpl
Letak geografis 4°37’ - 5°15’ LS, 106°32’ - 106°52’ BT
![]() |
| LATIHAN GAJAH |
Beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi:
Pusat Latihan Gajah Karangsari. Atraksi gajah. Way Kambas. Untuk kegiatan berkemah.Way Kanan. Penelitian dan penangkaran badak sumatera dengan fasilitas laboratorium alam dan wisma peneliti.Rawa Kali Biru, Rawa Gajah, dan Kuala Kambas. Menyelusuri sungai Way Kanan, pengamatan satwa (bebek hutan, kuntul, rusa, burung migran), padang rumput dan hutan mangrove.
Atraksi budaya di luar taman nasional:Festival Krakatau pada bulan Juli di Bandar Lampung.
Musim kunjungan terbaik: bulan Juli s/d September setiap tahunnya.
Cara pencapaian lokasi :
Cara pencapaian lokasi: Bandar Lampung-Metro-Way Jepara menggunakan mobil sekitar dua jam (112 km), Branti-Metro-Way Jepara sekitar satu jam 30 menit (100 km), Bakauheni-Panjang-Sribawono-Way Jepara sekitar tiga jam (170 km), Bakauheni-Labuan Meringgai-Way Kambas sekitar dua jam.
Kantor: Jl. Raya Way Jepara
Labuan Ratu Lama, Lampung
Telp. (0725) 44220
Dinyatakan Menteri Pertanian, Tahun 1982
Ditunjuk Menteri Kehutanan, SK No. 14/Menhut- II/1989 dengan luas 130.000 hektar
Ditetapkan Menteri Kehutanan, SK No. 670/Kpts-II/1999
dengan luas 125.621,3 hektar
Letak Kab. Lampung Tengah dan Kab. Lampung
Timur, Provinsi Lampung
Temperatur udara 28° - 37° C
Curah hujan 2.500 - 3.000 mm/tahun
Ketinggian tempat 0 - 60 m. dpl
Letak geografis 4°37’ - 5°15’ LS, 106°32’ - 106°52’ BT
Senin, 02 Juli 2012
GUNUNG TERTINGGI DI TANAH JAWA
#STATUS TERBARU SEMERU#
Status Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter dari
permukaan laut (mdpl) yang berada di perbatasan Kabupaten
Lumajang-Malang, Jawa Timur, menurun dari Siaga (Level III) menjadi
Waspada (Level II).
"Kami menerima informasi tentang penurunan status Gunung Semeru dari
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung
melalui faksimile pada Kamis (3/5)," kata Sekretaris Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Hariyanto, saat dihubungi
Antara, Jumat (4/5).
PVMBG menetapkan status Gunung Semeru turun dari Siaga menjadi
Waspada sejak Rabu (2/5) pukul 13.00 WIB karena aktivitas kegempaan dan
visual gunung tersebut menurun selama beberapa pekan terakhir.
"Status Gunung Semeru sempat naik dari Waspada menjadi Siaga sejak 2
Februari 2012, namun alhamdulillah pekan ini statusnya menurun lagi
menjadi Waspada," tuturnya.
Menurut Hariyanto, BPBD Lumajang sudah menyampaikan informasi
penurunan status gunung tertinggi di Pulau Jawa itu kepada Camat dan
Kepala Desa yang wilayahnya berada di lereng Gunung Semeru yakni
Kecamatan Pronojiwo, Candipuro, Pasirian, Tempeh, Tempursari, dan
Pasrujambe
"Meski statusnya turun, saya tetap mengimbau masyarakat di lereng
Semeru untuk tetap waspada terhadap aktivitas gunung api itu dan ancaman
bahaya lahar dingin," katanya.
Ia menjelaskan rekomendasi PVMBG terkait dengan penurunan status
Semeru yakni masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas dalam radius
sejauh 4 km di seputar lereng tenggara kawah aktif yang merupakan
wilayah bukaan kawah aktif Jongring Seloko sebagai alur luncuran awan
panas.
"Dalam status Waspada, Gunung Semeru masih sering terjadi letusan,
sehingga masyarakat tidak boleh beraktivitas dalam radius 1 km dari
kawah aktif karena terancam bahaya lontaran material vulkanik dan
pendakian direkomendasikan hanya sampai Pos Kalimati saja," paparnya.
Selain itu, masih banyak endapan material vulkanik lepas hasil letusan terdahulu di sekitar kawah dan puncak Semeru.
Jika terjadi hujan di daerah puncak, masyarakat yang bermukim di
bantaran sungai dan beraktivitas di dalam Sungai Besuk Kembar, Besuk
Kobokan dan Besuk Bang agar selalu berhati-hati karena dapat terancam
bahaya aliran lahar dingin.
"Saya mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing dengan
isu-isu yang meresahkan terkait dengan aktivitas Semeru karena BPBD akan
menyampaikan informasi yang benar kepada perangkat desa dan pihak
muspika," ujarnya menambahkan.
Sementara data yang dirilis PVMBG dalam situsnya menyebutkan bahwa
pengamatan visual masih teramati letusan asap dengan warna putih kelabu
tebal dengan tinggi mencapai 100-500 meter dari puncak dan sering
diikuti dengan lontaran material vulkanik.
Jumlah gempa tremor pada bulan April 2012 mengalami penurunan dan
energinya tidak signifikan bila dibandingkan dengan bulan Maret 2012.
Selama bulan April 2012 tidak teramati sinar api atau api diam di kawah
Jongring Seloko, tetapi indikasi pertumbuhan kubah lava masih teramati.
Rabu, 27 Juni 2012
R@sa sayang!!!!!!!!!!!!!!!!!
Aku kadang merasa sulit mengatakan apa yang aku
rasakan, tetapi aku berharap kita tidak akan pernah membiarkan apapun
yang sudah kita miliki bersama ini sirna. Tak peduli apakah kita terpisah
ribuan mil ataupun hanya sejengkal.
" Sebab kau telah meninggalkan jejakmu di hatiku.."
Hari-hari yang sedang kita lalui ini untuk beberapa saat ini, mungkin akan kita
jalani dalam waktu yang cukup lama dengan jarak yang terpisah.
Namun,
ikatan hati yang teruji dan sejati itu Langka !!
Dan ikatan hati dengan mu ini adalah
suatu ikatan hati yang ingin kujaga dengan segenap hati.
Ikatan khusus kita ini adalah jenis ikatan yang istimewa,
yang membebaskan kita membicarakan dan saling memberi tahu apapun.
Kita banyak melakukan hal bersama, kita selalu mengumpulkan pikiran-pikiran dan perasaan-perasaan kita dan menaruhnya di dalam hati kita masing-masing.
Kita memiliki banyak kenangan bersama, beberapa di antaranya menyedihkan namun banyak pula yang menggembirakan.
Ikatan khusus kita ini adalah jenis ikatan yang istimewa,
yang membebaskan kita membicarakan dan saling memberi tahu apapun.
Kita banyak melakukan hal bersama, kita selalu mengumpulkan pikiran-pikiran dan perasaan-perasaan kita dan menaruhnya di dalam hati kita masing-masing.
Kita memiliki banyak kenangan bersama, beberapa di antaranya menyedihkan namun banyak pula yang menggembirakan.
" Kita telah membuka tempat-tempat
istimewa
dalam hati kita, di mana yang boleh datang hanya kau
dan aku.."Ikatan hati kita ini tidak terjadi begitu saja, kita membangunnya dari waktu ke waktu, hari demi hari, dengan pengertian, pengorbanan, air mata, dan kasih..
Aku tidak pernah ingin membiarkan kita saling menjauh..
Mungkin kita tengah menjalani arah yang berbeda,
tetapi itu tidak akan mengubah ikatan yang telah kita miliki dan apa-apa yang ada di hati kita..
Walau ada jarak yang nyata di antara kita, namun ada suatu tempat dalam diriku, di mana pikiran-pikiran tentang dirimu serta hal-hal yang sudah kita lalui bersama tetap tersimpan hangat dan aman..
" Karena pada saat-saat kita
terpisah, aku ingin agar kau menyimpanku dalam hati dan pikiranmu.."
Kau telah memenuhi hati dan pikiranku dengan
kenangan yang
cukup banyak untuk kusimpan. Kehadiranmu adalah sukacita yang istimewa,
dan aku ingin kau tau, bahwa untuk semua yang telah kita lalui bersama,
semua 'kebersamaan', saat-saat serius dan konyol, aku sangat menghargaimu..
dan aku ingin kau tau, bahwa untuk semua yang telah kita lalui bersama,
semua 'kebersamaan', saat-saat serius dan konyol, aku sangat menghargaimu..
" Kehadiranmu adalah sinar mentari di kala mendung..,
Pengertian dan kasih sayangmu memberiku kekuatan "
Hmmm.., sepercik pertengkaran pada saat-saat tertentu dan tawa yang melimpah..!!
" Hari ketika kau dan aku 'bertemu', akan
selalu ada dalam hatiku.."
Walau perjalanan hidup kita tengah membuat kita terpisah jauh dan harus melewati jalan yang berbeda, ketika kehidupanmu berubah, kehidupanku pun berubah. Tapi aku yakin, kesediaan kita untuk mendukung dan menerima aspek-aspek yang berubah dalam hidup kita masing-masing ini, akan senantiasa memperkuat ikatan khusus kita.
Apapun kehidupan kita nantinya, ingatlah selalu bahwa,
tidak akan pernah ada hari di mana aku tidak memikirkanmu, berdoa
buatmu, dan mengirimkan kasihku untukmu..
" Kau telah menolongku
melewati saat-saat sulit..
"Terima Kasih" saja, mungkin tidaklah cukup untuk mengungkapkan penghargaanku atas semua kebaikanmu selama ini.."
"Terima Kasih" saja, mungkin tidaklah cukup untuk mengungkapkan penghargaanku atas semua kebaikanmu selama ini.."
Terima kasih karena kau telah ada untukku untuk melewati
saat-saat indah dengan perkataan-perkataan manis dan perhatian yang
tulus..Terima kasih
karena kehadiranmu dalam hidupku telah
membuat dunia ini menjadi kediaman yang lebih indah..
Terima kasih karena kau telah menjadi dirimu sendiri..
Terima kasih untuk telinga yang bersimpati dan perhatian yang tak terpecah..
Terima kasih karena kau telah menunjukkan sisi yang lebih cerah dalam hidupku, dan berupaya membantuku ke arah yang lebih baik.., Terima kasih karena melalui engkau aku telah banyak belajar dan mengetahui tentang banyak hal..,
Terima kasih atas waktu yang kau berikan..,
Waktu yang tidak pernah berhenti untuk mengutamakan kepentinganku,
Waktu untuk mendengarkan masalah-masalahku dan membantuku untuk menemukan solusinya..
Terima kasih karena kau telah menjadi dirimu sendiri..
Terima kasih untuk telinga yang bersimpati dan perhatian yang tak terpecah..
Terima kasih karena kau telah menunjukkan sisi yang lebih cerah dalam hidupku, dan berupaya membantuku ke arah yang lebih baik.., Terima kasih karena melalui engkau aku telah banyak belajar dan mengetahui tentang banyak hal..,
Terima kasih atas waktu yang kau berikan..,
Waktu yang tidak pernah berhenti untuk mengutamakan kepentinganku,
Waktu untuk mendengarkan masalah-masalahku dan membantuku untuk menemukan solusinya..
Kita telah melakukan yang terbaik untuk membawa
harapan kita di masa yang akan datang. Kita selalu saling terbuka dan
tak peduli apapun, kita selalu membiarkan satu sama lain tahu bahwa
kita benar-benar saling mengasihi dan peduli satu sama lain.
" Bagiku semua sangat berarti.. "
Bersama, kita bisa menertawakan segala sesuatu dan menangis tanpa malu..
Aku bisa bicara padamu dengan begitu mudahnya, aku bisa mempercayaimu dengan pikiran-pikiran yang terdalam..
Aku
bisa tertawa bersamamu pada saat-saat penuh gejolak juga sudah bisa
menertawakan diriku sendiri..
"Dan, bersamamu aku sudah bisa
belajar berdamai
dengan hati.., juga waktu.."
dengan hati.., juga waktu.."
Terima kasih atas seluruh moment yang kita lalui bersama, moment yang penuh dengan berbagai perasaan, pikiran, impian dan harapan.., rahasia, tawa serta airmata..
Setiap detik yang berharga akan selalu ku simpan dalam hati..
" Saat-saat 'kebersamaan' kita adalah
harta yang berharga dalam hatiku.."
Aku mengharapkan kasih, tawa dan semua hal yang terindah
dalam kehidupanmu.., dan lebih banyak adalah segala sesuatunya yang
membuatmu bahagia..
Semoga masa depan akan membawa sukacita dan kesuksesan untuk kita
berdua dalam melewati saat-saat bahagia maupun masa-masa sulit yang
terbentang.
Dan, semoga kebahagiaan yang tak terukur dan kasih sayang yang tanpa akhir selalu bersamamu..
Dan, semoga kebahagiaan yang tak terukur dan kasih sayang yang tanpa akhir selalu bersamamu..
" Tak ada sesuatu yang biasa dilakukan bila tanpa cinta,
pengertian, juga kasih sayang.., 'kebersamaan' kita ini sungguh luar biasa.. "
Langganan:
Postingan (Atom)







